Cerita Untuk Mu.....

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
Tampilkan postingan dengan label Suara Mahasiswa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suara Mahasiswa. Tampilkan semua postingan
Posted by Unknown - - 0 komentar

DEWASA ini Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menjadi tujuan utama para lulusan sekolah menengah atas (SMA). Menurut mereka, PTN dianggap memiliki peluang besar dalam dunia kerja di masa depan. Namun, tak jarang pula, banyak di antara para lulusan SMA ini memilih Perguruan Tinggi Swasta (PTS), dikarenakan sulitnya berkompetisi mendapatkan kursi PTN, ada juga yang merasa minder.

Yang menjadi pertanyaan kita sekarang adalah, apakah dengan masuknya seseorang ke dalam PTN maupun PTS akan membuat dia handal serta memiliki kualitas dan kemampuan yang baik secara intelektual maupun keterampilannya, sehingga mampu meraih prestasi dalam dunia kerja kelak?

Sebenarnya, bagus tidaknya kualitas seseorang, khususnya mahasiswa, bukan dipengaruhi oleh PTN ataupun PTS yang ada. Karena, yang menjadikan seseorang itu berkuliatas atau tidak adalah pemikirannya. Seseorang yang mampu berpikir maju, kemudian mampu pula menyesuaikan antara pemikirannya itu dengan kemampuan dasar yang dia miliki. Dengan begitu, dia akan menciptakan kemampuan yang berkualitas

Kemampuan seperti ini tidak mungkin ada di dalam kurukulum perkuliahan. Jadi, walaupun dia masuk ke dalam PTS yang tidak terkenal sekalipun, namun jika seseorang memiliki pemikiran yang berkualitas, maju, dan mampu untuk menjadikan dirinya lebih baik, maka tak sulit baginya untuk meraih prestasi dalam dunia kerja.

Memang benar apabila kita berpikir untuk meraih prestasi kerja di berbagai perusahaan. Tak jarang, perusahaan lebih mendahulukan lulusan-lulusan PTN daripada PTS. Tidak sedikit pula yang lebih mendahulukan keterampilan dan kemampuan. Tetapi perlu kita renungkan bahwa keterampilan berpikirlah yang kelak akan menjadikan seseorang mampu untuk mendapatkan prestasi kerja, bahkan kemampuan berpikir maju dapat menciptakan pekerjaan baru.

Pilihan Tepat

SNMPTN memiliki peranan penting bagi PTN dalam memilih bibit-bibit unggul yang tentunya kelak dapat memiliki peranan besar dalam dunia kerja. Meski begitu, masih banyak jalan lain untuk masuk ke berbagai PTN di Indonesia.
Silahkan pilih perguruan tinggi yang disukai, baik itu PTN ataupun PTS. Tetapi yang perlu dirasa dan diperhatikan oleh para calon mahasiswa adalah memilih jurusan yang tepat. Ketika akan memilih jurusan kuliah, hendaknya para calon mahasiswa memperhatikan dua hal berikut; pertama, pilihlah jurusan yang sesuai kehendak hati. Ini penting, mengingat banyak sekali calon mahasiswa yang memilih bukan berdasarkan kehendak mereka. Jika ini terjadi, bukan tidak mungkin perkuliahan mereka nantinya terganggu.

Kedua, pilih jurusan sesuai dengan kemampuan dasar yang dimiliki. Sebab, jurusan yang sesuai dengan kemampuan dasar seseorang akan menciptakan keseimbangan. Kuliah pun akan lebih nyaman.

Sebaliknya, apabila yang dipilih tidak sesuai dengan kemampuan dasar, maka akan menyebabkan ketidaknyamanan dalam perkuliahan. Jika ini terjadi, kuliah pun hanya akan menjadi kewajiban. Akibatnya, ilmu yang didapat tidak akan maksimal, hal-hal seperti inilah yang mempersulit lulusan perguruan tinggi di dunia kerja.

Pergunakanlah fasilitas yang ada untuk masuk ke perguruan tinggi, baik itu SMPTN, PMB, dan lain sebagainya. Serta pilihlah penjurusan yang sesuai dengan kehendak dan kemapuan dasar yang dimiliki, sehingga perkuliahan yang dilakukan akan menciptakan lulusan-lulusan yang berkualitas dengan pemikiran maju. PTN atau PTS tidak masalah, yang penting pemikirannya.

Muhammad Sholihin
Mahasiswa Fakultas Hukum
Universitas Gadjah Mada (UGM)
(Sumber: OkeZone.com: Suara Mahasiswa, Jum'at, 01 juli 2011)



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Posted by Unknown - - 0 komentar

DEWASA ini, kita dikejutkan dengan kehadiran Global Warming yakni pemanasan global (pemanasan bumi) yang akan memberikan dampak kerusakan pada tubuh bumi itu sendiri. Berbagai gejala yang menunjukkan global warming di antaranya perubahan cuaca dan lautan, pergeseran ekosistem, dan degradasi lingkungan.

Saat ini kita bisa melihat serta merasakan dampak dari global warming baik secara langsung ataupun melalui media, mulai dari cuaca yang tidak beraturan, hingga mencairnya es di kutub utara dan selatan.
Lingkungan di sekitar kita sudah amat rusak akibat dampak global warning, hal ini sedikit banyaknya diakibatkan oleh pengguna kendaran berbahan bakar Petrol (gasoline), seperti motor dan mobil.

Solusi yang paling tepat dalam mengurangi dampak global warming adalah sepeda. Sepeda merupakan alat transportasi darat yang murah serta ramah lingkungan. Sepeda tidak akan menyebabkan polusi di lingkunagan karena sepeda akan terus menjadi sahabat alam untuk selama-lamanya.
Sepeda merupakan alat transportasi darat yang sudah berabad-abad digunakan oleh manusia. Namun pada zaman modern seperti sekarang ini sepeda tidak pernah ketinggalan zaman jika dibandingkan dengan alat-alat transportasi lainnya yang merupakan produk teknologi modern. Bahkan sepeda telah mampu menyatu dan memodifikasi searah perkembangan zaman itu sendiri.

Akhir-akhir ini sepeda sangat digemari oleh masyarakat dan menjadi tren. Sepeda bukan hanya digunakan untuk alat transportasi, tetapi juga sebagai ajang bergaya (style) dalam pergaulan di masyarakat.

Di kalangan mahasiswa, sepeda juga menjadi alat transportasi darat yang sangat favorit. Sebab selain memiliki nilai sosial yang tinggi, sepeda juga mudah untuk dimiliki serta digunakan, tanpa proses dan aturan-aturan yang berbelit. Contohnya motor, untuk memilikinya kita harus mengikuti prosedur hukum yang berlaku. Bahkan tidak semua usia bisa memilikinya. Memang sepeda adalah alat kehidupan yang mudah.

Kemudian dengan menggunakan sepeda, mahasiswa juga bisa menunjukkan pentingnya menjaga lingkungan yang sehat. Kesehatan dan kelestarian lingkungan bukanlah tanggung jawab masing-masing setiap individu, melainkan tanggung jawab kita bersama.

Dalam UU nomor 32 tahun 2009 mengenai perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dijelaskan, lingkungan hidup yang baik dan sehat merupakan hak asasi setiap warga negara Indonesia; sebagaimana diamanatkan dalam pasal 28h Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Artinya, dalam urusan kesehatan dan kelestarian lingkungan semua memiliki peranan penting, untuk menjaga dan mendukung perwujudan lingkungan dan alam yang sehat.

Oleh sebab itu, dengan menggunakan sepeda kita mampu meningkatkan kesehatan alam dan lingkungan kita. Dengan menggunakan sepeda, lingkungan akan bahagia karena sepeda adalah sahabat alam.

Muhammad Sholihin
Mahasiswa Fakultas Hukum
Universitas Gadjah Mada (UGM)
(Sumber: Suara Mahasiswa: OkeZone.com, Senin, 13 juni 2011)



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer