Cerita Untuk Mu.....

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
Posted by Unknown - - 1 komentar

Ahhh.., jalan-jalan ah, mumpung hari libur, malam minggu pula, emmm, tapi kemana ya, mungkin enaknya ke Malioboro aja kali ya, heee..  oke deh.

Sekarang jam menunjukkan pukul 7.30 malam, sebenarnya aku juga baru pulang kuliah alias baru pulang ngampus. masih bauk ketek, bauk keringat, dan bauk-bauk yang lainnya. heeeee.

Baiklah kalau begitu, mari kita mandi dulu, siapkan anduk yang baru dicuci kemaren sore jadi masih tersa harumnya. siapkan mental juga untuk berpetualang nanti, heee

Krek-krek, pintu kamar mandi tak buka, siap terjun untuk bersihin badan, sebelum itu jangan lupa menutup pintunya, heee..

Sambil mandi gini enaknya nyanyi dong, nyanyi apa ya, oh, ya seperti biasa lagunya ayu tin-ting yang sempat booming itu, judulnya alamat palsu, mainkan:  "kemana-kemana-kemana, dimana-rumahnya dimana, kekasih tercinta tak tau dimana kemana harusku bawa..... jeng-jeng-jeng-jeng dan seterusnya", lagu pun selesai tetapi karna mandi belom selesai, maka lanjutkan lagu yang kedua, emmm, siapa lagi kalau bukan lagunya Syahrini feat Anang Hermansyah, mainkan kembali: "jangan memilih aku, bila kau tak sanggup setia kau tak mengerti aku, diriku, yang pernah terluka, Cinta........" asek....*

wah-wah, Benar-benar mantap kalau mandi sambil nyanyi seperti ini, oke cuy jangan lupa sabunan biar bersih, kan mau mencari pasangan hidup malam ini, heeee..

Tiba-tiba.....
Tok-tok....tok., eh ada yang ngetok pintu kamar mandi tuh, terus ngomong lagi, siapa lagi kalau bukan si Tello.
"Woy, kon iku meh dadi penyanyi ta??" (Woy, kamu mau jadi penyanyi ya??) seperti itu kurang lebih artinya..
Langsung aku saut pertanyaannya, "yoi broooooo.." 

Tello adalah seorang jomlo sejati dari tanah sidoarjo, dia temen sekaligus tetangga kamar kost ku. biasa anaknya suka jail gitu. kurang kerjaan juga sepertinya, dasar Tello, emmm.. tapi perlu diketahui aku juga jomlo rupanya, haaaa....

Ahh, akhirnya selesai juga mandinya, wah seger tenan rek (seger banget broo), sekarang waktunya berdandan ala pemuda mencari cinta.

Baiklah, baju kemeja kotak-kotak warna putih telah kusediakan, ditambah celana jeans, dan jangan lupa minyak rambut berbentuk gel harga 6000 rupiah. heeee..

opppss, malam ini aku mau bergaya mohak, seperti kuda lumping, em mungkin juga seperti kuda catur, haaaaa......

Untuk membuat gaya mohak itu sendiri butuh 15 sampai dengan 20 menit di depan kaca, pokoknya harus harus benar-benar maksimal dan memberikan kepuasan dalam bergaya, kalau belum keren, atau sedikit mencong saja, harus di ulangi, sampek rambut yang basah tadi kering seperti ijuk, mantap gak tuh cuy. heeeee

Ehhh, tiba-tiba si Tello muncul lagi, trus dia nanya:
"Woy, meh nangdi kon?" (woy mau kemana kamu)....
"Ada deh, pengen tau aja urusan bajingan," kata Raditia Dika, cowok di Dunia itu cuma ada 2 tipe, kalu gak homo ya bajingan, jadi karena saya bukan homo maka saya adalah bajingan, haaaa, biarin yang penting bukan homo. heee...

Lanjut lagi si Tello nanya:
"Meh ngolek cewek ooo??" (mau cari cewek ya)...
Tak jawab wae 
"Yoi Coy"
"Alah koyok payu ae kon". (alah kayak ada yang mau aja). seperti itu mungkin bahasa indonya.
"Payu lah, ora koyok kon maho sejati, alias mahasiswa homo sejati," gaya ku sedang bercanda...
"Matane kui, normal aku yo su" (matamu itu, normal aku nih) sedikit marah. hee
"Yowis tak mangkat sek mas broo, meh golek cewek sang pujaan hati heeeee" (ya udah mau berangkat dulu bung, mau mencari cewek). heeee
"Yo, hati-hati, tak doake, intuk seng ayu, nak ora ayu yo asu". (ya, hati-hati, ku doakan kamu dapet cewek cantik, kalau ngak cantik ya begitudeh) haaaa.... maaf artinya agak kasar...

Emmm, sekarang jam 8.15 malam, saatnya kita beraksi. heeee, 
Siapakan Motor, bermerek Vega R 110 Cc. pelat S, warna hitam Transfaran. motor kebanggaan aku nih cuy.....

Setelah peralatan semua selesai. 
Baiklah, mari kita mulai pencarian cinta ini, heeee

Aku sendiri tinggal di Jakal KM 8, emm, cukup jauh juga dari Malioboro..
Dengan menggunakan helm warna hitam pula, motorku pun melaju sebisanya...

Sekarang aku berada di perempatan jalan Cik-Ditiro atau perempatan Geleria. eh ada cewek cuy, terlihat anggun sekali dia dari belakang, lalu tak suit-suittin, waktu dia membalikan badannya, eh-eh ternyata itu banci kaling, asemmm.... untung aja udah lampu hijau, sepontan aku langsung kabur, sial bener cuy-cuy...

Baiklah, sekang aku sudah di Malioboro, langsung deh motornya aku parkirkan di perantaran troroar jalan Malioboro sebelah kiri jalannya.

Selah itu aku mencoba jalan ke arah selatan, dan berharap mendapatkan apa yang aku rencanakan tadi, yaitu kekasih pujaan hati. hee

Tiba-tiba aku ngelihat ada cewek duduk sendirian di bangku trotoar Malioboro yang kokoh itu, gila cuy-cuy, cantik, putih, menawan dan selebihnya....

Mencoba untuk berani, lalu dengan hati-hati aku dekati dia... heee

Ehemmmm.
"Hey... " Sambil senyum...
"Hey juga" Ternyata ada respon cuy
"Boleh kah aku duduk disini??"
"Boleh", jawabnya.., wah asek cuy...
"kalau boleh tau siapa namanya ?"
" Eem, Ani mas" waw nama yg unik... hoho....
"Sendirian aja ?"
"Ia mas, sekarang "..
"Owh........"

Cetak-cetuk, panjang lebar aku ngomong bersama Ani, ternyata dia orangnya asik banget, nyambung diajak cerita, bikin aku kesemsem pastinya. dan itu benar-benar terjadi cuy. 

Saat ini, aku sangat dekat dengannya, dan aku merasa, aku telah menemukan jodoh hidupku cuy, aku sudah berusaha untuk mempertahankannya, padahal baru pertama bertemu, aku udah jatuh cinta kepadanya.

Aduh cuy, aku dek-dekkan banget nih, apa yang harus aku katakan padanya, supaya aku bisa memiliki ia seutuhnya, dan pastinya supaya jantungku gak dek-dekkan lagi kayak gini cuy.

Baiklah aku berusaha untuk memberikannya sesuatu yang special di malam ini, mungkin bunga, yup bunga, tuh dipojok dekat pohon bringin ada yg jual bunga.

"Ani, aku ijin sebentar ya, nanti aku akan kembali lagi kesini, " menyakinkannya...
"Oke mas" jawab Ani,, hedeh aku bener-bener udah gak tahan cuy...

dan pastinya sekarang aku berusaha untuk bersikap romantis kepadanya yaitu Ani  wanita yang aku suka ini, walupun kita baru kenal dalam beberapa menit saja aku sudah suka bahkan mencintainya, mungkin karna terlalu lama menjomlo kali cuy jadi grasak-grusuk gini, pengen cepet aja dalam urusan cinta. seperti ini lah cuy kenyataannya....

Baikalah, aku jalan ke pojok pohon bringin itu untuk membeli bunga mawar warna merah....
emm, pokoknya yg paling merah deh, supaya Ani tau kalau aku benar-benar cinta kepadanya, hohoooo.....

"Mas bunganya 1 wana merah, pokoknya yang paling merah ya mas"
"Memang darah merah mas" jawab penjual bunga itu.
"Alah mas, seng paling bagus lah gitu mas"
"Heeee, oke mas broo, nah ini bunganya mas brooo, warna merah, merah dan merah". sambil ceringisan mas nya itu..
"Wah, bagus nih mas, berapa mas?"
"10 ribu, tapi untuk masnya 5 ribu aja, heeee" 
"Ooooo, dasar mas ini, memang harganya 5 ribu kali" 
"Haaaa. yaa.... begitulah mas, " sambil menyerahkan bunga itu padaku. 
"Sukses yo mas broooo"
"Amin....." tak jawab kayak gitu aja... heee

Baikalah, aku buru-buru nih, Ani udah nunggu agak lama sepertinya, dan aku sendiri sudah siap untuk menyatakan cinta kepadanya. hohooo.....

Setiba di depan Ani, aku sembunyikan dulu bunga itu di belakang punggungku dengan tangan kanan memegang bunga kebelakang, hal ini aku lakukan untuk memberikan kejutan padanya...

Tapi..
Ketika aku mau memberikan bunga itu kepadanya., tiba-tiba, ada satu yang tidak diduga-duga..
Biaaaar......., Pecah sudah harapanku....
Didepan mataku ada cowok yang lebih keren dari diriku, dan datang mendekati Ani, Lalu menciumnya dengan mesra, hadohh... hancur hatiku..

Kemudian dia berkata kepada Ani, "Sayang sudah lama menunggu ya, sory ya sayang tadi macet dijalan. ini aku bawakan bunga mawar untuk kekasihku tercinta"

Toeng-toeng........ hadohhhhh........
bukan hanya aku kalah di face tapi aku juga kalah urusan bunga, karena bunga yang cowok itu bawakan lebih bagus dan mungkin lebih mahal dari pada bunga kepunyaanku.. 


"ya ampun sayang, bagus banget bunganya, aku jadi makin sayang sama kamu, Thank u ya sayang" kembali Ani mengecup bibir cowok itu dengan mesra.

"O ya, mas kenalkan ini cowok saya"
"Hey, Andre," tegas kan nama nya padaku.
"Owh ya, saya su, tulisannya soe" jawabku 


Langsung sepontan aku buang bunga itu di tengah jalan Malioboro...
dan aku langsung pulang, kekost tampa aba-aba lagi, motor yg kuparkir di pelantaran trotor Malioboro ku engkol, dan langsung melaju begitu saja. sampai-sampai aku lupa membayar uang parkir....

Sesampai di kost, aku benar-benar ngamuk, barang-barang di kamarku tak orak-orek, dan aku mencela-cela diriku sendiri.. "goblok koe su-su. goblok".

Sesaat kemudian
Tello datang menghampiri kekamarku, dan dia melihat seorang bajingan bukan homo menangis terseok-seok tak karuan, lalu ia bertanya:
"Lapo kon soe??" (kenapa kamu soe??)
Sepontan aku menjawab..
"SIAL... WES ONO KIRIK'E....................."Sambil menangis.




By: Muhammad Sholihin, Sebuah Fiksi.
        *Nantikan cerita-cerita Soe yang lainya: Soe (Soelaiman bin Umar)



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Posted by Unknown - - 0 komentar


Malam Yang Indah

Dengan Pantulan Sinar Rembulan

Bagiku Sepi Dalam Hayalan

Pagi Yang Cerah

Dengan Kicawan Burung-Burung

Bagiku Sepi Dalam Lamunan.

 

Ya… Tuhan  Malangnya Diriku

Sepi, Sedih, Setiap Waktu.

Setiap Kali Aku Ingin Bahagia

Selalu Saja Ada Kesedihan

Setiapa Kali Aku Ingin Bercanda

Selalu Saja Ada Tangisan

 

Detak-Detik Jiwa Yang Merana

Seakan Menjadi Teman Disepanjang Masa

Ya... Tuhan

Kini Harapan, Impian

Hanya Menjadi Mimpi

Siang Dan Malam.

 


Bagan Siapiapi, 2007
-Muhammad Sholihin



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Posted by Unknown - - 0 komentar

Sore itu, lagi2 benda itu membuat aku kesal, ingin sekali membanting ny, membuatnya hingga hancur lebur ! Tapi tak mungkin, karna dia juga sebagian nyawa ku.


Benda itu tak lain adalah ponsel ku, benda yang bisa membuat aku tertawa tapi tak jarang juga membuat aku kesal !


' Si Bodoh ' memanggil, terus saja nama itu yang muncul di layar ponsel ku. Itu yang membuat ku kesasl.
" heran, gak bosen2 ny dia nelpon. " pikir ku.
' Si Bodoh ? ' siapa itu si bodoh ?? Mungkin bagi sebagian orang nama itu terlalau kasar tapi tidak menurut ku ! Yeah, si bodoh itu adalah pacar ku sendiri.


Sudah 5 bulan kami pacaran, sikap nya terhadap ku selalu berubah dari tiap bulan ke bulan. Mulai dari dingin, cuek, mulai perhatian, perhatian, sampai sekarang terlalu perhatian. Hugh, sampai bosan aku di buat nya !


" hadugh, sampai kapan sih kamu terus nelponin aku " kesal ku saat mengangkat telpon nya .
" jes, jam tangan nya gak ada ! ganti yang lain aja ya .. semahal apa pun pasti aku beli'in kok buat kamu, yaa .. " bujuk galang lembut.
" G-A-K M-A-U !!! Pokok ny aku mau jam tangan itu. "
" tapi udah abis jes, aku ganti yang lain aja yaa ! "
" aduhu, harus berapa kali sih aku bilang, aku maunya jam tangan itu ! kalau gak ada ya udah, gak usah di ganti2 segala lah . " bentak ku semakin kesal .
" tapi jeesss .... "


Tut, tut, tuuuttt ....
suara telpon terputus, aku sengaja mematikan nya. Kenapa sih dia selalu membuat aku kesal.
Sebenar nya aku juga tidak terlalu menginginkan jam tangan itu, jam tangan yang sebenar nya sangat biasa. Tapi mungkin karna keegoisan ku juga yang memaksa dia untuk terus berusaha mendapat kan jam tangan itu.
Aku jeesy, galang adalah pacar ku, aku juga gak tau kenapa kami bisa pacaran. Keluarga galang adalah keluarga yang broken home, itu lah yang membentuk keperibadian dia menjadi seorang yang bandal. Waktu itu, tak sengaja aku melihat nya sedang di kroyok oleh preman2. Tanpa sadar aku pun langsung menolong nya tanpa pikir kan bahaya apa saja yang mungkin terjadi pada ku. Tapi akhirnya kami selamat.


Untuk ke dua kali nya pertemuan kami, giliran dia yang menyelamatkan aku saat aku sedang di goda oleh preman2. Dan untuk ke tiga kali nya, kini tak tau siapa yang menyelamatkan dan siapa yang di selamatkan. Karna kami berdua sama-sama oleh preman yang mungkin itu adalah musuh dia.


Malam itu dingin sekali, hujan turun deras di hiasi petir yang saling menyambar. Tanpa alas aku berada di tempat yang kotor itu bersama pria yang tak ku kenal. Rasa nya lelah, karna tak ada kasur empuk yang biasanya ku jadikan tempat untuk merebah kan tubuh ku.


Tapi akhirnya dia menawarkan bahunya untuk ku sandari, awal nya aku menolak, tapi rasa kantuk di mata ku tak mampu ku hindari. aku pun merebahkan kepalaku bersandar di bahunya. Tanpa sadar, aku pun tertidur pulas dalam pelukan nya.


Semenjak itu lah kami mulai dekat, setelah ada seseorang yang menyelamatkan kami, untung lah. Kami mulai bertukar nomor telpon, dia juga sering main ke rumah ku. Aku juga bingung entah kapan dia meminta ku untuk menjadi pacar nya, yang aku tau kami sudah menjalin hubungan layak nya pasangan kekasih. Tapi selama sebulan kami pacarn, sikap nya sangat dingin kepada ku. Bahkan aku sampai merasa dia bukan pacar ku.


Tapi lain hal nya dengan sekarang, sekarang sungguh bertolak belakang. Sekarang galang sangat-sangat perhatian terhadap ku. Dia tak pernah marah walau aku selalu melukai nya, dia tak pernah bosan walau aku selalu cuek terhadap nya. Aku tak tau seberapa besar cintanya terhadap ku sampai dia bisa seprti itu.


****


Aku gak tau seberapa besar usaha dia untuk mendapatkan jam tangan itu , tapi yang jelas saat dia datang ke rumah ku dia sudah membawa jam tangan itu .


" Ini jam tangan nya " ucap galang dengan penuh kegirangan.


Aku pun terpaksa mengambil jam tangan itu dengan sebuah senyum paksaan di bibir ku.


" Jangan marah2 lagi ya jes " pinta galang dengan lembut .
" Ya. " jawab ku jutek.
" Oh ya, ini aku ada beli tiket nonton, film nya seru jes, kita nonton yuk. " ajak galang .
" Gak ! aku ngantuk !! " jawab ku lagi dengan jutek.


Aku pun langsung membanting pintu rumah ku tanpa memikirkan bagaimana perasaan galang. Tiba2 ponsel ku berbunyi, ada pesan, dari si bodoh lagi.
( Tiket ny aq truh d dkat pntu, flm ny seru, aq ykin kmu psti ska, tp mgkn kmu gk mw nnton breg aq. gk papa. kmu mw nnton dgn siapa aj aq gk akn mrah. ) Lagi2 sifat pengalah nya keluar.


Aku pun segera keluar pintu, dan ku dapati 2 buah tiket film tergeletak di lantai dekat pintu rumah ku, sedang galang ku dapati dia sudah pergi meninggalkan rumah ku. Ku pandangi 2 buah tiket yang ada di tangan ku, ya, ini memang film kesukaan ku.


Lalu terlintas di pikiran ku tentang fahmi, cowok yang selama 2 bulan terakhir ini dekat dengan ku. Tapi selalma 2 bulan itu aku juga gak pernah bertemu dengan nya, hingga sekarang ada kesempatan. Ternyata fahmi tak menolak, kami pun janji ketemuan di bioskop yang sudah ku tentukan.


Wajah nya manis, membuat aku tak henti nya terus memandangi dia. Saat dia mengantar kan aku pulang, ternyata aku pun tanpa sadar merelakan dia mencium bibir ini, ciuman yang sama sekali aku dan galang belum pernah lakukan.


Sesaat fahmi telah pergi aku mulai merasa aneh ! Aku merasa seperti ada yang memperhatikan ku dari kejauhan, tapi akhir nya aku tak peduli, seandainya itu pun galang, aku tak cemas ! Aku tak takut sedikit pun kehilangan dia .


*************
Keesokan harinya.


" Tadi malam pergi ke mana jes ? " tanya galang saat berada di rumah ku.
" Gak ke mana2 " jawab ku jutek.
" Pergi nonton sama siapa jes ?" tanyanya.
" Kenapa sih mesti tanyak2 ?! bukan nya kamu sendiri yang kemaren bilang terserah aku mau pergi ma siapa aja ! " kesal ku.


Sungguh aku kesal, pisau yang sedari tadi ku pegang untuk mengupas buah pun langsung ku banting ke meja.
" Enggak jes, enggak, itu gak masalah kok buat aku ! " bujuk galang mencoba meredam kan amarah ku.


Ia pun segera mengambil pisau dan buah yang tadi ku kupas, galang pun melanjutkan mengupas buah itu. Tapi aku menolak, aku pun kembali merebut pisau dan buah itu dari tangan galang, tapi galang juga menolak. Akhir nya terjadi lah aksi saling rebutan ! Entah siapa yang salah, pisau itu pun akhir nya melukai jari telunjuk kanan ku. Galang spontan menarik tangan ku dan mengisap darah yang keluar dari jari ku. Saat seperti itu aku sungguh merasakan kasih sayang nya yang begitu dalam dan tulus kepada ku.


Hmmm .... Hari beranjak sore, tapi galang tetap menemani kegiatan ku di rumah, sebenar nya aku agak risih, tapi mau gimana lagi ! Waktu aku tlah selesai mandi ku suruh dia pulang, tapi dia tetap gak mau.


Hiiihhh ... Menyebalkan !!!


" Aduughhh ... kamu pulang lah ! aku bosen ! muak kali liat muka mu tu ! " kesal ku karna galang tak kunjung pulang padahal waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam .
" Tapi aku mau nemenin kamu jes ! "
" Gak harus seharian kan ? biasanya juga gak kayak gini. Besok-besok kan bisa ! " ungkap ku makin kesal. " Tapi aku takut gak ada hari esok " jawab galang pasrah. " Agh terserah lah, pokok nya aku mau tidur ! "
" Aku nyanyiin lagu buat kamu ya .. " saran galang bersemangat.
" G-A-K P-E-R-L-U !! "


Aku pun makin kesal, langsung ku tutup pintu kamar ku. Kenapa hari ini dia selalu membuntuti ku.


" Jes , lusa kan hari ulang tahun ku, aku pengen kita dinner bareng, di tempat yang spesial, aku udah pesan tempat nya, jam 7 nanti kamu mau aku jemput atau datang sendiri ? kalau kamu mau datang sendiri ntar aku sms kan alamat nya. Aku pulang dulu ya jes , I Miss You Honey . " ungkap galang dari luar kamar ku .


Tiba hari itu, tepat pukul 7 aku sudah bersiap-siap ingin pergi, tapi bukan untuk menemui galang . Aku sudah punya janji dengan fahmi untuk dinner bareng. Aku gak peduli dengan galang, aku gak peduli kalau dia sedang menunggu ku. Aku lebih suka fahmi ! Walau pun dari dari sisi wajah dan harta galang lebih unggul, tapi aku gak peduli, karna aku bukan cewek matre !!


Jam 9 handpone ku mulai tak henti2 nya berdering, ' Si Bodoh ' terus saja memanggil, tapi ku abai kan. Fahmi pun berulang-ulang kali bertanya siapa yang menelpon, tapi selalu ku jawab dari orang yang ku benci.


Jam 10 ponsel ku berdering lagi, kali ini pesan singkat, aku pun membaca nya.


Bersambung................

OLeh: Ramadani, Stabat, SUMUT



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer